Berita Terbaru Harga Hp Android Samsung Galaxy BlackBerry IPad iPhone Telkomsel Indosat XL SMS BBM Ucapan Selamat Tahun Baru 2015

TSUNAMI 2014 : GEMPA CHILE 8,2 SR SEBABKAN TSUNAMI SETINGGI 2 METER

Gempa 8,2 SR melanda negara ChileTSUNAMI 2014 : GEMPA CHILE 8,2 SR SEBABKAN TSUNAMI SETINGGI 2 METER. Gempa berskala 8,2 SR terjadi pada Selasa, 1 April sekitar pukul 20.46 waktu setempat atau 06.46 WIB, mengguncang Iquique di pesisir utara Chile. Lihat juga Ayu Ting Ting - Enji Akhirnya Resmi Bercerai

Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa di Iquique, Chile, itu sangat dangkal dengan kedalaman 10 km terjadi di bawah dasar laut dengan, tepatnya di titik 99 km barat laut pelabuhan pertambangan Iquique, dekat perbatasan Peru, sekitar pukul 20.46 waktu setempat.

"Gempa itu sangat kuat. Guncangannya sampai ke La Paz, ibukota Bolivia yang jaraknya 290 mil (sekitar 466 km). Ibukota seperti diguncang gempa 4,5 SR," ujar otoritas setempat seperti dimuat New York Post.

Gubernur Iquique, Gonzalo Prieto, menyatakan sejauh ini ada 2 orang tewas dan 3 lainnya terluka. Selain itu, beberapa rumah dilaporkan rusak parah akibat guncangan gempa besar dan hantaman ombak.

Menteri Dalam Negeri Chile Rodrigo Penailillo mengatakan seperti dilansir CNN, Rabu (2/4/2014), korban tewas terdiri dari empat pria dan seorang wanita. Dua korban tewas akibat serangan jantung dan tiga korban lainnya tewas tertimpa bangunan yang ambruk.

Usai gempa ini, sekitar 300 tahanan melarikan diri dari penjara di kota Iquique, Chile utara. Aparat polisi pun dikerahkan untuk melakukan pengejaran para tahanan tersebut.

Tsunami

Beberapa menit pasca terjadi gempa 8,2 SR, gelombang tsunami dengan ketinggian sekitar 2 meter menerjang kawasan pantai Pisagua, Chile. .

Namun gelombang air tinggi itu tak hanya sampai ke Chile, tapi juga negara tetangga Peru, bahkan sampai ke Australia dan Indonesia.

Dalam peta pergerakan arus tsunami yang dilansir National Tsunami Warning Center atau Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat pada situs http://wcatwc.arh.noaa.gov/, Rabu (2/4/2014), gelombang tsunami akan tiba di Papua pada Kamis 3 April pagi, waktu Indonesia.

Gelombang ini diperkirakan akan mencapai Papua 22 jam kemudian atau Kamis pagi sekitar pukul 04.46 WIB.

Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa di Iquique, Chile, itu sangat dangkal dengan kedalaman 10 km terjadi di bawah dasar laut dengan, tepatnya di titik 99 km barat laut pelabuhan pertambangan Iquique, dekat perbatasan Peru, sekitar pukul 20.46 waktu setempat.

"Gempa itu sangat kuat. Guncangannya sampai ke La Paz, ibukota Bolivia yang jaraknya 290 mil (sekitar 466 km). Ibukota seperti diguncang gempa 4,5 SR," ujar otoritas setempat seperti dimuat New York Post.

Gubernur Iquique, Gonzalo Prieto, menyatakan sejauh ini ada 2 orang tewas dan 3 lainnya terluka. Selain itu, beberapa rumah dilaporkan rusak parah akibat guncangan gempa besar dan hantaman ombak.

Chile adalah negeri yang sering diguncang lindu. Pada 22 Mei 1960, gempa dengan kekuatan 9,5 SR mengguncang. Sebanyak 1.655 orang terbunuh. Tsunami yang diakibatkan gempa ini juga menewaskan 68 orang di Hawaii, 138 orang di Jepang, dan 32 orang di Filipina.

Pada 2010, giliran lindu 8,8 skala Richter mengguncang Chile. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengatakan, gempa kali itu kemungkinan menggeser poros bumi dan memperpendek usia hari.

Iquique adalah pelabuhan ekspor utama tembaga, dekat dengan tambang tembaga utama negara Chile. Perusahaan pertambangan Codelco dan BHP Billiton mengatakan, pihaknya belum menerima laporan kerusakan tambang akibat hempasan tsunami.

Selain Chile, peringatan tsunami itu juga diperkirakan berisiko bagi pesisir Peru, Ekuador, Kolombia, Panama, Kosta Rika dan Nikaragua.









Klik Like dan mohon dishare ya ...
Link Posting: http://bestseoeasy.blogspot.com/2014/04/tsunami-2014-gempa-chile-82-sr-sebabkan.html
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.

TSUNAMI 2014 : GEMPA CHILE 8,2 SR SEBABKAN TSUNAMI SETINGGI 2 METER

Posted by Best SEO Easy, Published at 9:30 PM and have 0 comments
Comments :

No comments:

Post a Comment