Berita Terbaru Harga Hp Android Samsung Galaxy BlackBerry IPad iPhone Telkomsel Indosat XL SMS BBM Ucapan Selamat Tahun Baru 2015

JENIS & JADWAL VAKSINASI BUAT ORANG DEWASA

Orang dewasa pun memerlukan vaksinasiJENIS & JADWAL VAKSINASI BUAT ORANG DEWASA. Tak hanya untuk anak-anak, vaksinasi juga penting bagi orang dewasa. Namun sayangnya, vaksinasi bagi orang dewasa di Indonesia masih belum banyak dilakukan. Padahal orang dewasa pun membutuhkannya untuk mencegah diri dari penyakit menular. Lihat juga Tarif Baru Kereta Api Ekonomi Jarak Jauh & Sedang Naik 100% Per 1 April 2015

Bagi orang dewasa untuk mendapatkan vaksinasi, ada sejumlah indikasi dan jadwal yang direkomendasikan. Indikasi penggunaan vaksin pada orang dewasa antara lain, riwayat paparan, risiko penularan, usia lanjut, imunokompromais (orang dengan sistem imun lemah), pekerjaan, gaya hidup, dan rencana bepergian.

Hepatitis A

Anda butuh vaksin ini bila Anda memiliki faktor risiko hepatitis A atau bila Anda hanya ingin terlindungi dari penyakit ini. Faktor risiko seperti individu yang tinggal di wilayah dengan angka kejadian hepatitis tinggi, penderita penyakit hati, homoseksual, pengguna narkoba. Vaksin Hepatitis A diberikan dua dosis dengan jarak enam hingga 12 bulan.

Hepatitis B

Kurang lebih indikasi pemberian vaksin ini sama seperti indikasi hepatitis A. Faktor risiko hepatitis B cenderung tinggi pada mereka yang rentan terpapar darah atau produk darah penderita penyakit tersebut dan hubungan seksual dengan penderita. Vaksin ini diberikan 3 dosis dengan jadwal 0, 1, dan 6 bulan, tanpa vaksin ulangan (booster) bila vaksinasi pertama berespons baik.

Influenza

Vaksinasi influenza dilakukan setiap tahun bagi orang dewasa berusia di atas 50 tahun, penghuni rumah jompo dan penghuni fasilitas lain dalam waktu lama, orang muda dengan penyakit jantung, paru kronis, penyakit metabolisme (seperti diabetes), disfungsi ginjal, penderita HIV, dan lain-lain.

Varisela (cacar)

Vaksin terdiri dari dua dosis yang diberikan dengan jarak empat sampai delapan Minggu. Bila Anda belum pernah mengalami cacar atau divaksinasi cacar hanya satu dosis, temui dokter untuk lakukan vaksinasi ini.

Pertimbangan ini juga penting untuk mereka yang memiliki pekerjaan risiko tertular dan menularkan penyakit seperti guru atau petugas kesehatan, wanita usia subur yang belum hamil, dan mereka yang sering melakukan perjalanan kerja dan wisata.

Tetanus dan difteri (Td)

Seluruh orang dewasa harus mendapat vaksinasi lengkap tiga dosis seri primer dari difteri dan toksoid tetanus, dengan dua dosis diberikan paling tidak dengan jarang empat minggu dan dosis ketiga diberikan enam hingga 12 bulan setelah dosis kedua.

Bila orang dewasa belum pernah mendapat imunisasi tetanus dan difteri, maka diberikan seri primer diikuti dosis penguat setiap 10 tahun.

Measles, Mumps, Rubella (MMR)

Orang dewasa yang lahir sebelum 1957 dianggap telah mendapat imunitas secara alamiah. Sementara mereka yang lahir mulai dan setelah 1957 perlu mendapat satu dosis vaksin MMR. Beberapa kelompok orang dewasa yang berisiko terpapar mungkin memerlukan dua dosis tidak kurang dari jarak empat minggu.

Meningokok

Vaksin ini wajib diberikan pada calon haji. Vaksin ini juga dianjurkan untuk individu yang memiliki defisiensi imun, pasien asplenia anatomik dan fungsional, dan pelancong ke negara yang terdapat epidemi penyakit meningokok (misal di sub-Sahara Afrika). Pertimbangkan vaksinasi ulang setelah tiga tahun.

Pneumokok

Vaksin ini diberikan pada orang dewasa usia di atas 65 tahun dan mereka yang menderita penyakit kardiovaskular kronos, diabetes melitus, alkoholik chirrosis, infeksi HIV, leukemia, penyakit limfoma Hodgkins, dan lain-lain.

Vaksinasi ulang secara rutin pada individu imunokompeten yang sebelumnya mendapat vaksinasi Pneumo 23 valensi tidak dianjurkan, tetapi sevaksinasi dianjurkan jika vaksinasi sebelumnya sudah lebih dari lima tahun.

Typhoid (demam tifoid)

Penyakit ini dikenal dengan nama tifus, disebabkan karena bakteri Salmonella Typhi. Penderitanya akan mengalami demam tinggi (> 40ÂșC), menggigil, sakit kepala, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan. Gejala lain yang juga sering timbul adalah gangguan pencernaan, seperti sakit perut, mulas, dan diare

Siapa saja yang memerlukan? Semua orang dewasa memerlukan vaksin tifoid –khususnya jika Anda sering bepergian ke daerah endemis tifoid. Namun, vaksin tifoid tidak dapat diberikan pada penderita gangguan kesehatan yang berhubungan dengan masalah penurunan sistem imunitas tubuh, seperti penderita kanker dan pengguna steroid. Kapan harus mendapatkannya? Hanya ada 1 dosis vaksin untuk demam tifoid yang dapat bertahan selama 3 tahun. Ada dua jenis vaksin tifoid: Vaksin hidup yang diberikan melalui mulut (oral) dan Vaksin mati yang diberikan melalui suntikan.




Klik Like dan mohon dishare ya ...
Link Posting: http://bestseoeasy.blogspot.com/2015/03/jenis-jadwal-vaksinasi-buat-orang-dewasa.html
Rating Posting: 100% based on 99999 ratings. 199 user reviews.

JENIS & JADWAL VAKSINASI BUAT ORANG DEWASA

Posted by Best SEO Easy, Published at 9:22 PM and have 0 comments
Comments :

No comments:

Post a Comment